Tambang Pasir Timah di Alur Muara Jelitik, Kini Menuai Sorotan Publik

Berita, Daerah59 Dilihat
banner 468x60

Bangka, wisenews.my.id – Aktifitas tambang pasir timah yang menggunakan sarana ponton isap produksi (PIP) di perairan alur Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka menuai sorotan publik,dengan uang kompensasi setoran 2.000.000 perminggu.

Pasalnya, aktivitas sejumlah PIP di lokasi muara Jelitik dianggap dapat menimbulkan kerugian pada masyarakat nelayan Sungailiat dan sekitarnya, bahkan aktivitas penambangan itu pun menyebabkan dampak terhadap kondisi alur muara Jelitik Sungailiat menjadi semakin parah karena diduga akan menyebabkan alur muara kembali menjadi semakin dangkal sehingga pasir naik.

banner 336x280

“saat kami konfirmasi nelayan setempat yang tidak disebutkan namanya saat dilokasi mengatakan,pip hisap Jelas tidak berpikir adanya dampak terhadap kondisi alur muara Jelitik ini. Apa mereka tidak berpikir dampak pengerukan yang terjadi saat ini,Dimana hati nurani mereka sebab kondisi sekarang ini alur muara di sini sudah semakin parah,” ungkap narasumber yg tidak disebutkan namanya.kamis(23/10/2025).

 

Mirisnya, kondisi alur muara Jelitik saat ini sedang dilakukan kegiatan normalisasi alur namun di sekitar lokasi setempat justru terdapat aktivitas penambangan timah PIP yang menambang sambil memperkaya diri.

“Karena hal ini akan membahayakan dan berdampak pada kepentingan masyarakat nelayan Sungailiat maka kami minta pihak satgashalintar dan pt timah segera menindak tegas,oknum,aparat yang membekingi dibelakang layar tersebut.

Apalagi aktifitas/Kegiatan tambang timah PIP ini tepat di depan alur muara,apalagi sekarang adanya diduga pungutan liar yang tak berdasar sebesar Rp 2.000.000, – diambil dari setiap PIP setiap minggu yang tidak mempunyai dasar hukum yang tepat diduga dengan modus bantu alur muara,di karenakan alur muara ini akan di keruk melalui Pt timah dan atau pemerintah daerah sendiri.

Hal ini juga di benarkan oknum masyarakat di daerah tersebut :
1. Benar adanya pungutan Rp 2.000.000 bukan kompensasi di rapatkan di Mako Pos Polairud Polda Kep Babel wilayah jelitik sungailiat dan ada bahasa terserahlah biji timah di bawa kemana(indikasi bukan ke pos PT timah)
2. Hal ini juga di benarkan oleh Danpos Pol airud Polda Kep Babel “mereka masyarakat datang ya kita terima Coba hubungi oknum diduga oknum koordinator H serta di hadiri oleh oknum pegawai Pt Timah.
3. Ka pengawasan PIP mengatakan bahwa sudah mengetahui dari grup Satgas PT Timah yang tahu kronologis wilayah tersebut dan wilayah tersebut sektor khusus.

Kami sangat percaya dan yakin BAPAK DIREKTUR UTAMA PT TIMAH bisa mengatasi ini secepatnya,sesuai informasi kami ini bersama aparat hukum karena bukan hal wajar aktifitas PIP tersebut didepan alur muara nelayan lewat keluar masuk apalagi adanya pungutan liar yang diatas namakan nelayan.

Maka dari itu kami minta Dirut PT timah,beserta satgashalintar segera bertindak tegas tangkap oknum yang membekingi,karna ini sudah menyangkut para nelayan yang terkena dampak.

Team.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *